Penerapan Pendekatan Reciprocal Teaching dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VIII SMP N 5 Koto Sani

Main Article Content

Dina Novarina Perdana

Abstract

Ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika siswa, diantaranya adalah kurangnya motivasi dan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan pembelajaran dengan pendekatan Reciprocal Teaching. Dengan penerapan pendekatan pembelajaran ini, diharapkan siswa lebih aktif lagi melakukan diskusi sesama mereka dan saling bertukar pikiran dan informasi dalam belajar matematika sehingga dapat memotivasi dan mendapatkan hasil pemahaman matematika yang optimal.


Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : 1) Bagaimanakah motivasi belajar siswa kelas VIII SMP N 5 Koto Sani dengan pendekatan Reciprocal Teaching dan 2) Apakah hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan menerapkan pendekatan Reciprocal Teaching lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menerapkan pembelajaran biasa di kelas VIII SMP N 5 Koto Sani. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching  dengan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan pembelajaran biasa di kelas VIII SMP N 5 Koto Sani.


Pertanyaan penelitian yang dikemukakan adalah bagaimanakah motivasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 5 Koto Sani dengan pendekatan Reciprocal Teaching dan hipotesis penilitian yang dikemukakan adalah hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 5 Koto Sani dengan pendekatan Reciprocal Teaching lebih baik di bandingkan dengan pembelajaran biasa.


Jenis penelitian ini menerapkan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 5 Koto Sani tahun pelajaran 2020/2021 yang terdiri dari tiga kelas. Sampel dipilih dari populasi setelah diketahui bahwa populasi memiliki variansi yang homogen, dari tiga kelas populasi dipilih dua kelas sebagai kelas sampel. Dari dua kelas sampel, kelas VIII2 terpilih sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII3 sebagai kelas kontrol.


Motivasi belajar matematika siswa dapat diketahui dari pemberian  angket motivasi setelah dilaksanakannya pembelajaran dengan pendekatan Reciprocal Teaching di kelas eksperimen. Dari analisa angket didapat rataan motivasi setelah dilaksanakannya pembelajaran dengan pendekatan Reciprocal Teaching adalah 71,35 dengan kriteria motivasi siswa sangat baik. Hal ini dapat dikatakan bahwa siswa termotivasi untuk belajar setelah pembelajaran dengan pendekatan Reciprocal Teaching.


Pengujian hipotesis digunakan rumus t-tes dengan tingkat kepercayaan 95% (α =0,05). Ternyata dari analisis data didapat harga thitung=2,2165 dan ttable=1,688 karena thitung>ttabel, maka hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang diterapkan pendekatan Reciprocal Teaching lebih baik dari hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran biasa di SMP N 5 Koto Sani.


Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis mengharapkan guru bidang studi matematika dapat menggunakan pembelajaran dengan pendekatan Reciprocal Teaching dalam mengajar matematika dikelas untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Perdana, D. (2021). Penerapan Pendekatan Reciprocal Teaching dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VIII SMP N 5 Koto Sani. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 5(1), 28-34. https://doi.org/10.36057/jips.v5i1.452
Section
Articles

References

[1]Abdurrahman, Mulyono. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
[2]Arikunto, Suharsimi. 2005. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
[3]Bastian, Rio. 2010. Penerapan Reciprocal Teaching Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa Kelas VIII SMP N 34 Padang. Padang : Universitas Bung Hatta
[4]Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
[5]Fathurrohman, Pupuh dan Sutikno M. Sobry. 2007.Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Refika Aditama.
[6]Hanafiah, Nanang dan Cucu Suhana. 2009. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama
[7]Lie, Anita. 2010. Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo.
[8]Muliyardi. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika. Padang : MIPA UNP.

[9]Ratumanan, Tanwey Gerson dan Theresia Laurens. 2003. Evaluasi Hasil Belajar yang Relevan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Surabaya: YP3IT dan Unesa University Press.
[10]Ridwan. 2008. Belajar Mudah Untuk Penelitian Guru, Karyawan, dan Peneliti Muda. Jakarta: Alfabeta.
[11]Sardiman. 2006. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
[12]Soemanto, Drs Wasty. 2006. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
[13]Sudjana. 2005. Metode Statistika. Bandung: Transito
[14]Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[15]Suyatno M.Pd, Drs. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo : Masmedia Buana Pustaka.
[16]Trianto. 2010. Mendesaian Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
[17]Uno, B Hamzah. 2006. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.